Jumat, 31 Juli 2020

Mengenal Tanaman Hias Day-20

(Tanaman Hias Berdasarkan Kegunaan : Bunga Tabur dan Tanaman Obat)

Fungsi / Manfaat Tanaman Hias Bunga Tabur

Ternyata banyak sekali manfaat dari tanaman hias selain sebagai keindahan (estetika), salah satunya adalah sebagai bunga tabur. Bunga tabur biasanya digunakan pada upacara kenegaraan atau tradisi ritual. Kita juga sering menemui bunga tabur digunakan pada saat acara pemakaman (ziarah) dan juga biasanya dijadikan sebagai dekorasi ruangan pada acara tertentu (pernikahan, pesta). Namun, apakah kalian tahu bahwa beberapa tanaman yang sering digunakan sebagai bunga tabur ini ternyata memiliki manfaat kesehatan, misalnya bunga mawar. Selain untuk kecantikan, mawar juga dikonsumsi untuk melancarkan haid, mengobati keputihan, pembengkakakan payudara, campak, paru-paru, radang usus, rematik, sakit kepala, dan untuk kesehatan kulit.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Bunga Tabur

Beberapa jenis tanaman hias bunga tabur yang diproduksi di Indonesia antara lain :

1. Cempaka (Michelia champaca)

sumber : pinterest.com

2. Daun sirih (Piper battle)

sumber : pinterest.com

3. Kenanga (Cananga odorata)

sumber : pinterest.com

4. Mawar local (Rosa sp.)

Sumber : pinterest.com

5. Pandan iris (Pandanus amarylifolius)

sumber : pinterest.com

6. Melati (Jasminum sambac)

Sumber : pinterest.com

Berikut ini ada rekomendasi video yang bisa menambah pengetahuan teman-teman semua mengenai tanaman hias yang dapat dijadikan sebagai bunga potong lohh… yukkk langsung di cek aja di https://youtu.be/QRjjOHDNUYE

Fungsi/ Manfaat Tanaman Hias Obat

Bloomers pasti tidak asing lagi kan mendengar fungsi tanaman hias yang satu ini. Sebagai tanaman obat, tanaman hias memiliki segudang manfaat antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan flu dan batuk hingga mengobati kesehatan mental seperti mengurangi stress. Memiliki tanaman dalam ruangan juga dapat membantu Anda meningkatkan kelembaban absolut, y;ang menurut penelitian oleh Oregon State University, membantu mencegah tersebarnya virus flu. Sekedar melihat atau menghirup aroma tanaman di meja kerja dinilai mampu memelihara kondisi mental manusia dari desakan kesibukan sehari-hari dikarenakan tanaman hijau dapat memberikan getaran positif bagi penikmatnya sehingga dapat mengurangi stress akibat pekerjaan atau lain hal.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Sebagai Obat

1. Lidah Buaya

Sumber: pinterest.com

Tanaman herbal yang satu ini paling banyak ditanam di pekarangan rumah, karena cepat tumbuh dan juga mudah merawatnya. Tak hanya sebagai tanaman hias, lidah buaya juga berkhasiat sebagai obat kesehatan dan kecantikan. Sebagai obat tradisional, lidah buaya berkhasiat untuk membunuh kuman, memperbaiki sistem pencernaan, dan menghilangkan rasa sakit pada luka luar. Sedangkan untuk kecantikan, lidah buaya berfungsi untuk merangsang tumbuhnya sel-sel kulit baru, menghilangkan jerawat, melembapkan dan menghaluskan kulit, serta menjaga kelembapan rambut.

2. Kumis Kucing

Sumber: pinterest.com

Kumis kucing dapat digunakan sebagai obat herbal. Bagian dari tanaman ini yang biasanya dijadikan sebagai obat herbal yaitu pada daunnya. Daun kumis kucing memiliki khasiat yang begitu banyak, mulai dari menyembuhkan penyakit rematik, sakit pinggang, batu ginjal dan sebagainya.

3. Bunga Telang

Sumber: pinterest.com

Bunga telang memiliki kandungan senyawa kimia seperti, asam amino, asam stearik, protein, xilos, antosianin, aparahitim, lakton, klitorin dan tematin. Senyawa-senyawa tersebut memiliki fungsi untuk menyembuhkan penyakit kulit, melancarkan menstruasi, menghilangkan jerawat serta melancarkan bab.

4. Bunga Tapak Dara

Sumber: pinterest.com

Bunga tapak dara mengandung senyawa kimia seperti, Vindoline, Lochnerine, Vincristine, Vinblastine, Nurhama, Vindrosidin, dan Serpentine yang berfungsi untuk mengatasi perut mual,mengobati penyakit leukimia, menurunkan panas demam, dan mengobati tendon yang hilang.

5. Cocor Bebek

Sumber: pinterest.com

Kandungan air yang tinggi pada daun tanaman ini membuat orang-orang jaman dulu biasa memanfaatkannya sebagai obat tradisional penurun panas dengan cara menjadikan daunnya sebagai obat kompres. Cocor bebek juga sering digunakan sebagai resep obat tradisional untuk ambein dan asma dengan cara yang cukup mudah. Hanya dengan mengeringkan daun cocor bebek di terik matahari, kemudian tumbuk sampai lembut seperti bubuk teh, lalu seduh dengan air panas. Tak hanya itu, bila Anda mengalami luka memar akibat benturan, daun cocor bebek sangat bermanfaat untuk mengobati memar dan mencegah terjadinya infeksi pada luka.

Berikut ini ada rekomendasi video yang bisa menambah pengetahuan teman-teman semua mengenai tanaman hias yang bermanfaat sebagai obat lohh… yukkk langsung di cek aja di https://youtu.be/-uHxv4Isz2o

Sumber:

https://m.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3865338/5-macam-bunga-yang-miliki-manfaat-kesehatan

https://www.anakagronomy.com/2014/01/bunga-tabur-produksi-indonesia.html?m=1

https://www.ruparupa.com/blog/10-manfaat-tanaman-hias/

https://www.sahabatnestle.co.id/content/gaya-hidup-sehat/inspirasi-kesehatan/5-jenis-tanaman-obat-tradisional-yang-cocok-ditanam-di-pekarangan-rumah.html

https://kum5paran.com/el-nandar/5-tanaman-obat-yang-bisa-untuk-tanaman-hias-rumahmu/full

https://www.agroindustri.id/jenis-tanaman-hias-obat-untuk-kesehatan/


Kamis, 30 Juli 2020

Mengenal Tanaman Hias Day-19

Mengenal Tanaman Hias Day-19

(Tanaman Hias Berdasarkan Kegunaan : Sebagai Penyerap Polutan dan Bunga Potong)

Fungsi/Manfaat Tanaman Hias Penyerap Polutan

Tanaman hias penyerap racun semakin digemari banyak masyarakat. Selain sebagai item penunjang interior dan eksterior rumah yang estetis, tanaman-tanaman ini juga memiliki beragam manfaat. Selain memiliki motif bunga yang cantik beberapa tanaman juga memiliki manfaat. Salah satu manfaat tanaman hias yang masih belum banyak diketahui orang adalah kemampuan untuk menyegarkan udara serta menyerap racun gas berbahaya seperti benzena, xylene, seina,nitrogen oksida dan berbagau senyawa kimia lainnya.

Jenis-jenis Tanaman Hias Penyerap Polutan

Nah, Bloomers udah pada tau kan manfaat tanaman hias sangat banyak, tidak hanya memperindah ruangan juga sebagai penyerap polutan. Beberapa tanaman di bawah ini dapat Bloomers manfaatkan untuk menyegarkan udara-udara di sekitar rumah.

- Lidah Mertua (Sansevieria)

Sumber: urbanplantscapes.com


Berdasarkan penelitian NASA pada tahun 1999, diketahui bahwa lidah mertua atau dalam bahasa Latin Sansevieria dapat menyerap berbagai racun seperti formaldehid, benzena dan trikhloroetana. Kemampuan serapnya pun cukup luas, yakni hanya satu pot untuk 150 m² ruangan.





- Pakis Boston (Nephrolepis Exaltata)

Sumber: lazada.co.id


Menurut penelitian, Pakis Boston mempunyai kemampuan melembapkan udara sekitar dan membuat udara jauh lebih segar. Selain itu, Pakis Boston juga disebut mampu memberikan efek tenang dan damai terhadap lingkungan sekitar. Stomata yang terdapat dalam tanaman ini mampu berperan sebagai vacuum cleaner yang dapat menyedot berbagai kandungan racun seperti Xylene dari asap rokok.Senyawa-senyawa itu dimasukkan ke dalam sistem metabolisme pakis boston lalu diubah menjadi zat yang bermanfaat.

- Basil atau Selasih (Ocimum basilicum L.)

Sumber: ehow.com

Jenis tanaman hias ini sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Sebagai tanaman hias, Basil atau Selasih dapat menyerap berbagai zat berbahaya di udara dan menjadi penyaring udara ruangan agar lebih segar. Manfaat bagi kesehatan dari tanaman ini di antaranya sebagai anti depresan, anti bakteri dan anti septik.



- Dracanea

Sumber: gardeningknowhow.com

Berdasarkan penelitian, tanaman penyerap racun dracanea dapat menyerap polutan lebih banyak dibanding tanaman hias lainnya. Bukti paling signifikan yakni ketika kita pergi berkunjung ke toko parfum atau salon terdekat, dracanea digunakan untuk menghilangkan aroma cat yang menyerap.




Manfaat Tanaman Hias Bunga Potong

1. Memperindah ruangan

2. Hadiah untuk orang tersayang

3. Menghilangkan partikel beracun di udara

4. Mengurangi debu dalam ruangan

5. Beberapa jenis bunga potong dapat mengusir nyamuk

6. Menetralisir bau tidak sedap

7. Membuat tidur lebih nyenyak

8. Meningkatkan focus dan konsentrasi

9. Menjaga kesehatan mental

Jenis-Jenis Tanaman Hias Bunga Potong

1.Bunga Gladiola

Sumber : Pinterest.com

Sebagai bunga potong gladiola punya kelebihan, yaitu kesegarannya bertahan 5–10 hari. Warnanya pun bermacam-macam.Termasuk famili Iridaceae dan banyak ditanam di dataran tinggi. Harganya relatif tidak mahal.





2.Bunga Krisan

Sumber : Pinterest.com

Jenisnya ada bermacam-macam, tapi di Indonesia yang sering digunakan adalah bunga krisan besar berwarna putih atau kuning. Krisan yang termasuk keluarga Compositae dengan harga relatif mahal. Tanaman yang asalnya dari Eropa di Indonesia ditanam di daerah dataran tinggi.



3. Aster

Sumber : Pinterest.com

Bunga berwarna merah, kuning, ungu, putih dan merah muda. Digunakan untuk rangkaian bunga maupun untuk menyusun huruf-huruf. Tanaman ini cukup rajin berbunga dan cukup banyak sehingga harga bunga aster relatif tidak mahal. Tanaman yang berasal dari Amerika Utara ini termasuk dalam famili Compositae.




4. Bunga Sedap Malam

Sumber : Pinterest.com

Bunga ini punya kelebihan, yaitu baunya yang harum terutama pada malam hari dan kesegarannya dapat dipertahankan 5–10 hari. Ketenarannya sebagai bunga potong tidak diragukan lagi. Bunga yang aslinya dari Mexico dan termasuk dalam keluarga Amaryl lidaceae ini harganya bisa melonjak saat menjelang hari raya.




5. Bunga Kenikir

Sumber : Pinterest.com

Disebut juga kembang tahi ayam, karena baunya yang kurang sedap. Bunga yang warnanya kuning atau oranye itu banyak digunakan untuk membuat huruf atau menghias mobil untuk pawai. Hingga bunga yang termasuk famili compositae ini akan laku keras kalau ada peresmian gedung baru atau pada saat ada perayaan 17 Agustus.



Sumber:

http://old.citragrandcity.com/tanaman-hias-penyerap-polutan/

https://www.99.co/blog/indonesia/tanaman-hias-penyerap-racun/

https://www.ruparupa.com/blog/10-manfaat-tanaman-hias/


Rabu, 29 Juli 2020

Mengenal Tanaman Hias Day-18

Mengenal Tanaman Hias Day-18

(Tanaman Hias Berdasarkan Kegunaan : Sebagai Peneduh)

Fungsi / Manfaat Tanaman Peneduh

Merawat tanaman hias di halaman rumah tak hanya berfungsi sebagai penambah estetika rumah. Manfaat menanam tanaman peneduh di halaman rumah mampu menurunkan suhu lingkungan.

Selain itu tanaman peneduh mengurangi polusi dan mengeluarkan cukup banyak oksigen, tanaman peneduh dapat membuat kamu merasa sejuk ketika berada di sekitarnya. Hal ini dikarenakan panas terik sinar matahari terhalang oleh dedaunan yang rimbun tanaman peneduh.

Kriteria Tanaman Hias yang Cocok Dijadikan Tanaman Peneduh

Apakah kalian tahu bloomers, kalau ternyata tanaman hias bisa juga dijadikan sebagai tanaman peneduh. Selain untuk memenuhi unsur estetika, namun juga rumah jadi lebih asri. Akan tetapi, ada beberapa kriteria atau syarat agar jenis tanaman hias cocok untuk dijadikan sebagai tanaman peneduh, yaitu:

· Rimbun atau rindang.

· Tajuk luas atau mampu menutupi area yang luas.

· Perawatan mudah, dapat tumbuh ditanah yang padat dan keras.

· Akar sangat kuat, dalam dan menyebar untuk menyerap dan menyimpan air.

Jenis-Jenis Tanaman Peneduh

1. Pohon Tabebuya

Sumber: pinterest.com

Pohon tabebuya memiliki bunga yang sangat indah dan menawan. Pohon tabebuya memiliki corak bunga yang tidak kalah indah dari pohon sakura milik Jepang. Warnanya pun beragam, ada kuning, merah muda, dan putih. Di musim kemarau, kita dapat menyaksikan keindangan bunganya yang bermekaran.

2. Pohon Ketapang Kencana

Sumber: pinterest.com

Pohon Ketapang Kencana merupakan tipe pohon peneduh rumah yang ramping, sehingga dapat dijadikan sebagai pilihan untuk pohon peneduh. Diameternya yang lebih kecil dan ranting yang rapi sangat cocok untuk rumah minimalis. Meskipun ramping ketapang kencana bisa tumbuh 10 sampai 20 meter. Dedaunannya pun tampak apik seperti kanopi sehingga dapat membuat halaman pekarangan rumah yang teduh dan adem.

3. Pohon Angsana

Sumber: pinterest.com

Jenis pohon peneduh yang satu ini juga tampak cantik dengan bunga-bunga mungil berwarna kuning. Jika tumbuh subur, tinggi pohon angsana bisa mencapai 40 meter. Selain itu pohon angsana juga memiliki dedaunan yang rapat satu sama lain. Dengan begini dapat menjadikan halaman pekarang rumah yang adem dan terlindungi dari teriknya sinar matahari.

4. Pohon Kiara Payung

Sumber: pinterest.com

Pohon tropis dari India Selatan dan Afrika Timur ini juga bisa menjadi pilihan sebagai peneduh rumah yang cantik. Pohon kiara payung juga terkenal akan kemampuannya menyerap karbon dioksida yang baik. Dedaunannya yang lebat dan rapat pun siap melindungi rumah dari terik matahari. Dengan tinggi sekitar 4–11 meter, pohon kiara payung sangat cocok ditanam di halaman rumah minimalis.

5. Pohon Pucuk Merah

Sumber: pinterest.com

Jenis pohon peneduh rumah ini mempunyai batang yang bisa melebar bak kanopi. Jadi dapat membuat suasana menjadi adem. Menariknya lagi, daun pohon pucuk merah sesuai namanya akan berubah jadi kemerahan saat musim kemarau tiba. Tak hanya bikin sejuk dan asri, halaman rumah juga akan tampak manis.

Perawatan Tanaman Peneduh

Ada beberapa cara yang harus diperhatikan untuk merawat tanaman peneduh ini. Selain menemukan biji atau bibit yang bagus ada hal yang terpenting yang perlu disiapkan, yaitu lahan yang cukup luas untuk menanam tanaman yang biasa dijadikan tanaman peneduh ini. Berikut cara untuk merawat tanaman peneduh :

a. Melakukan pemilihan biji atau bibit sebelum melakukan penyemaian. Pilih biji yang kondisinya paling baik, lalu mengambil juga beberapa biji yang sudah tua.

b. Setelah biji terpilih lakukan pengupasan pada kulit biji, keringkan biji tersebut selama 1 sampai 2 hari.

c. Sambil menunggu proses penjemuran, lakukan menyiapkan media tanam untuk tahap penyemaian. Pilih kompos organik atau humus dan masukan ke dalam polybag yang berukuran kecil (catatan jangan menggunakan pupuk kandang karena bersifat panas dan akan membuat tanaman mati).

d. Saat biji sudah kering, mulai rendam ke dalam air dalam waktu sehari. Setelah itu menyebar biji tersebut ke polybag yang sudah disiapkan sebelumnya.

e. Dalam kurun waktu 4 sampai 6 minggu biji tersebut akan muncul tunas baru dan pada saat pertumbuhan tersebut harus memperhatikan kadar air yang dibutuhkan. Jangan kurang ataupun kekurangan.

f. Saat menunggu proses pertumbuhan letakkan polybag pada tempat yang akan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

g. Jika dalam waktu 6 bulan bibit bisa tumbuh sempurna lakukan pemindahan ke polybag yang lebih besar sehingga tanaman peneduh akan terus tumbuh besar.

h. Saat melakukan perawatan jangan lupa untuk melakukan pemberian kompos organik agar dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan cabang serta daun.

Tanaman Hias Peneduh yang Banyak digemari

Ada beberapa rekomendasi nih, Bloomers untuk menciptakan hunian yang sejuk.

- Kiara Payung

Pohon kiara payung dapat menyerap karbon dioksida dengan baik. Daunnya lebat dan rapat dengan tinggi sekitar 4–11 meter, pohon kiara payung cocok ditanam di halaman rumah minimalis, loh Bloomers.

- Tabebuya

Jenis tanaman hias peneduh yang satu ini sangat fenomenal dikarenakan memiliki bunga yang sangat menawan diikuti dengan berbagai macam jenis warna bunga yang dimilikinya seperti kuning, merah, ungu dan putih.

- Pucuk Merah

Seperti namanya, daun pucuk pohon ini akan berubah berwarna kemerahan saat kemarau tiba. Pohon ini memiliki daun yang lebat dan rimbun sehingga pohon ini sangat digemari sebagai pohon peneduh.

Jadi, dari beberapa jenis tanaman peneduh yang udah disebutin di atas, yang jadi favorit kalian yang mana nih, Bloomers?

Sumber :

https://m.liputan6.com/hot/read/4092078/7-jenis-tanaman-hias-yang-tahan-panas-matahari-mudah-merawatnya

https://www.dekoruma.com/artikel/90173/manfaat-dari-jenis-tanaman-peneduh

https://www.rukita.co/stories/jenis-pohon-peneduh-rumah/

https://foresteract.com/cara-mudah-menanam-pohon/

https://www.rukita.co/stories/jenis-pohon-peneduh-rumah/


Selasa, 28 Juli 2020

Mengenal Tanaman Hias Day-17

Mengenal Tanaman Hias Day-17

(Tanaman Hias Berdasarkan Kegunaan : Sebagai Pergola)

Fungsi / Manfaat Tanaman Pergola (Merambat)

Menurut Garsinia dan Ira (2008) tanaman merambat difungsikan sebagai pelembut elemen-elemen keras dalam taman seperti pergola, pintu gerbang,dan pagar. Kemampuan rambatnya juga dimanfaatkan pula sebagai tanaman pelindung ataupun sebagai screen (tabir). Dilihat dari sifat perambatannya, pemilihan tanaman merambat harus mempertimbangkan segi pemeliharaan dinding atau tembok tempat merambatnya tanaman. Tanaman merambat dapat berfungsi sebagai penutup dinding atau tembok yang sengaja tidak diselesaikan. Selain itu, tanaman perambat juga digunakan sebagai penunjang keindahan pada dinding yang sudah sempurna penyelesaiannya.

Kriteria Tanaman Hias yang Cocok Dijadikan Pergola

1. Bentuk tajuk yang lebar sehingga efektif menjadi peneduh.

2. Daun dan bunga tidak mudah rontok dan layu.

3. Daun tanaman tidak disukai ulat.

4. Pertumbuhan tanaman tidak terlalu cepat sehingga memudahkan dlam perawatan.

5. Menyesuaikan sifat akar tanaman rambat yang dipilih agar bisa melekat dengan bidang rambat.

Jenis-Jenis Tanaman Pergola

1. Flame of Irian (Mucuna novo-guineensis / Mucuna novaeguinensis)

Sumber: petaniindo.com

Nama umum dari tanaman ini dikenal secara internasional yaitu Flame of The Forest atau New Guinea Creeper atau Red Jade Vine. Mucuna novo-guineensis atau synonimnya Mucuna kraetkei Warb atau Mucuna lenticellosa K. Schum. adalah jenis genus Mucuna yang berasalah dari papua (irian jaya dan papua new guinea) sedangkan yang berasal dari amerika selatan di sebut Mucuna bennettii. Tanaman pergola ini bisa digunakan untuk taman yang luas sehingga terkesan lebih indah.

2. Wisteria / Glycine (Wisteria Sinensis)

Sumber: petaniindo.com

Wisteria mengeluarkan bunga di awal musim semi, sekitar bulan april sampai mei. Saat pertama hanya bunga yang keluar dari cabang-cabang, tanpa daun sekalipun, hanya bunga yang menggantung dengan ceria membuat pergola sangat semarak. Sekitar seminggu atau 10 hari kemudian baru mulai muncul daun muda. Wisteria dengan 2 pilihan warna : ungu dan putih (wisteria alba).




3. Tanaman Alamanda

Sumber: petaniindo.com

Alamanda berwarna kuning atau merah muda, dan bisa tumbuh sangat lebat. Tumbuhan ini biasa ditanam sebagai pagar hijau. Jika hendak menjadikannya tanaman untuk pergola, pastikan pergola Anda memiliki rangka yang kuat, karena alamanda tumbuh sangat lebat.




4. Shower Orchid

Sumber: petaniindo.com

Shower Orchid memiliki keunggulan kelopak bunga yang tidak mudah rontok dan penanaman yang mudah (hanya butuh pemupukan 4 bulan sekali). Meski bernama orchid, tanaman ini sama sekali bukan termasuk jenis anggrek. Bunga ini sangat menyukai panas matahari jadi cocok untuk penutup pergola.




5. Hedera

Sumber: petaniindo.com


Hedera dipercaya sebagai salah satu tanaman pembersih udara. Tumbuhan ini terdiri atas beberapa pesies, yang berdaun hijau mengkilap, berdaun agak panjang, dan yang berdaun hijau dengan corak putih. Meski banyak dijumpai sebagai tanaman gantung, hedera juga kerap digunakan sebagai tanaman rambat penghias dinding ataupun kanopi.




Cara Membuat Tanaman Hias Sebagai Tanaman Pergola

Saat ini, pergola lebih sering dikenali dengan atap peneduh bertanaman hias. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membuat pergola hijau.

- Tentukan desain pergola yang diinginkan

Desain pergola sangatlah beragam tergantung pada selera pemiliknya. Desain pergola bisa meliputi rambatan pada pot, lampu taman, pagar, dan lain-lain. Bentuk-bentuknya pun sangat bermacam-macam.

- Tentukan jenis tanaman yang akan ditanam

Tidak semua jenis tanaman hias dapat dijadikan sebagai tanaman pergola. Anda dapat menentukan tanaman yang akan ditanam dari jenis-jenis tanaman hias yang telah dijelaskan di atas.

- Tentukan penempatan tanaman rambat

Setelah kerangka pergola sudah terbentuk, tentukan awal penanaman dari bawah ataupun dari atas. Bila dimulai dari bawah, jangan lupa untuk membuat jalan tumbuhnya tanaman berupa jalur rambat agar tanaman bisa merambat sampai ke para-para. Jika memulai rambatan dari atas, tempatkan bak-bak persegi berdimensi 50cmx50cmx50cm di pinggir balkon, kemudian lekatkan sulur tanaman ke para-para. Tanaman akan tampak menjuntai indah.

Perawatan Tanaman Pergola

Sifatnya tanaman rambat yang menempel pada media rambat dan pertumbuhannya cenderung secara vertikal mengikuti media tanam, tentu membuat tanaman rambat menjadi sangat hemat ruang. Dengan banyaknya pilihan varian jenis tanaman rambat kini, membuatnya menjadi salah satu primadona dalam hal pertamanan. Berikut perawatan yang perlu perhatikan saat menanam tanaman rambat.

a. Mengenali jenis dan karakteristik dari tanaman rambat

Penting sekali untuk memahami sifat dan karakter dari tanaman rambat yang hendak kamu tanam. Mulai dari apakah tanaman tersebut mampu menerima sinar matahari langsung atau tidak. Bagaimana media tanam dan media rambat yang diperlukan tanaman tersebut.

b. Pemangkasan secara berkala

Hal ini menyesuaikan tingkat kecepatan tumbuh dari jenis tanaman rambat. Pangkaslah tanaman rambat jika sudah mulai terlalu rimbut dan merambat keluar dari media rambatnya.

c. Tanaman rambat yang sensitif terhadap media tanam

Karena sifatnya yang merambat, tanaman rambat biasanya memiliki dahan yang lembut, tidak keras dan berkayu. Hal ini membuat jenis tanaman rambat hias sangat rentan terhadap penyakit-penyakit tanaman yang bersumber dari media tanam.

d. Penyiraman, pemupukan, dan pembasmian hama

Tips merawat tanaman rambat terakhir, layaknya tanaman hias pada umumnya, lakukanlah penyiraman, pemupukan dan pembasmian hama. Penyiraman bisa dilakukan sekali hingga dua kali dalam sehari, biasanya dilakukan pada pagi dan sore hari. Untuk pemupukan dan pembasmian hama bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi dari tanaman itu sendiri.

Sumber:

Garsinia, L., dan Ira, P. K. 2008. Galeri Tanaman Hias Lanskap. Penebar Swadaya.

https://idea.grid.id/read/091909357/green-carport-sejukkan-rumah-cara-pilih-tanaman-dan-rencanakan-rambatan?page=all

https://intsoftscape.wordpress.com/2010/02/14/tanaman-rambat-yang-dapat-berfungsi-sebagai-peneduh/

https://petaniindo.com/5-tanaman-rekomendasi-untuk-pergola-rumah/

https://idea.grid.id/read/09901522/yuk-ikuti-langkah-langkah-membuat-pergola-dengan-tanaman-rambat

https://www.dekoruma.com/artikel/77822/tips-merawat-tanaman-rambat


Mengenal Tanaman Hias Day-16

(Tanaman Hias Berdasarkan Kegunaan : Sebagai Pagar)

Fungsi/manfaat pagar tanaman

Werdiningsih (2007), pagar tanaman atau pagar hidup juga memiliki keunikan tersendiri, yaitu mempercantik taman depan rumah. Selain berfungsi sebagai pembatas kavling atau kepemilikan, ada beberapa fungsi dan manfaat lain dari penggunaan pagar tanaman sebagai berikut :

a. Hal yang paling fungsional adalah sebagai filter atau penyaring suara, debu, bahkan bau. Pada saat hujan, tanah dan akar tanaman pun dapat berfungsi sebagai penahan air yang dapat disimpan sebagai cadangan air.

b. Pagar hidup yang cukup rimbun dan tinggi dapat meredam kebisingan dari lalu lalang kendaraan bermotor.

c. Penggunaan jenis tanaman pagar yang dapat mengeluarkan wewangian (aromatik) juga bisa mengatasi bau yang tidak sedap di sekitar rumah.

Kriteria Tanaman Hias Yang Cocok Dijadikan Pagar

Menurut Werdiningsih (2007) kriteria tanaman hias untuk pagar sebagai berikut:

1. Tahan terhadap perubahan cuaca

Tanaman yang digunakan sebagai pagar taman harus tahan terhadap perubahan cuaca karena selalu kontak langsung dengan cuaca, teriknya matahari, hujan hingga perubahan suhu siang dan malam. Pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat

2. Bersifat tahunan

Tanaman untuk pagar umumnya bersifat tahunan yaitu siklus hidup yang lama dan mempunyai usia tanam yang panjang dan pertumbuhannya relatif lambat.

3. Tidak mudah menggugurkan daun

Pemelihan jenis tanaman yang bagus salah satunya daun yang tidak mudah gugur. Keguguran pada daun akan membuat tanaman tampat tidak menarik dan sulit dalam merawatnya.

4. Tidak disukai hewan herbivora

Pemilihan jenis tanaman yang akan dijadikan sebagai pagar sebaiknya tidak disukai hewan herbivora agar tidak rusak atau dimakan oleh hewan herbivora.

5. Mudah dirawat dan bukan tanmaan produktif

Gunakan jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak perlakuan dan pemeliharaan khusus.

6. Bentuk dan ukurannya proporsional dengan luas pekarangan serta kondisi lingkungan

Bentuk dan ukuran tanaman yang dipilih harus disesuaikan dengan laus lahan serta kondisi lingkungan sekitar. Apabila memliki pekarangan yang kecil sebaiknya memilih jenis tanaman yang berukuran kecil begitupun sebaliknya. Tujuannya agar pagar tanaman hidup tidak menutupi rumah atau menutupi badan jalan sehingga keseimbangannya tetap terjaga.

Jenis-jenis Tanaman Pagar

Kebanyakan rumah-rumah mengunakan pagar berupa besi atau kayu. Tapi tahukah kalian bahwa tanaman hias juga dapat dijadikan pagar? Beberapa jenis tanaman hias dapat bermanfaat sebagai tanaman hias. Selain ramah lingkungan dan memberikan kesan keindahan bagi eksterior rumah, pagar dari tanaman hias juga memberikan ruang yang luas, asri, dan sejuk. Berikut ada beberapa jenis tanaman hias yang dapat menjadi referensi bagi kalian yang ingin menggunakannya sebagai pagar:

1. Curtain creeper

sumber : dekoruma.com


Bagi penggemar vertical garden, landscape, atau tanaman gantung, mungkin sudah sering melihat tanaman berwarna hijau yang menjuntai indah ini. Tanaman ini juga dikenal dengan nama tanaman Lee Kuan Yew yang merupakan nama dari mantan Perdana Menteri Singapura yang menyelanggarakan pengunaan tanaman pagar ini untuk memperindah bangunan konkrit dan struktur urban negaranya.


2. Boxwood

sumber : pinterest.com


Tanaman ini cocok untuk kalian yang ingin memiliki privasi atau keamanan yang tinggi, karena tanaman ini bisa tumbuh dan didekor sesuai tinggi yang kalian harapkan. Selain itu, tanaman pagar ini juga memiliki keindahan tersendiri sehingga sangat cocok sebagai pelindung luar rumah. Bahkan, bagian sisi dalam tanaman pagar ini bisa kamu manfaatkan sebagai taman tertutup.


3. Pagar Cedar

sumber : pinterest.com


Tanaman pagar berupa pohon cedar ini juga sering disebut pohon cemara. Pohon cedar ini sering dijumpai sebagai tanaman pagar di perumahan komplek atau villa karena memiliki ketinggian yang cukup ideal dengan daun jarum yang indah. Sama seperti tanaman boxwood, tanaman ini juga bisa digunakan sebagai solusi privasi tempat tinggal anda.


4. Bunga Soka

sumber : pinterest.com


Tanaman pagar yang terakhir merupakan rangkaian dari salah satu jenis tanaman bunga hias yang sering kita jumpai dimana-mana, yaitu bunga soka. Untuk menjadikan bunga soka ini sebagai tanaman pagar pun cukup mudah karena kamu hanya perlu menyusunnya secara berdampingan dengan tanaman hijau lainnya.


Cara Membuat Tanaman Hias Sebagai Pagar

Jika Anda ingin menanam tanaman hias pagar, Anda harus memilih tempat dimana Anda ingin menanamnya, tanam dengan benar, dan pelihara agar tumbuh dengan baik. Untuk info lebih lanjut, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Langkah 1. Persiapkan Lahan

- Kenali tanaman hias yang akan digunakan sebagai pagar. Sesuaikan kriteria tempat hidup tanaman hias dengan tempat penanamannya sebagai pagar agar tanaman dapat hidup dengan baik.

- Siapkan lahan untuk semusim ke depan. Sebaiknya penanaman dilakukan saat musim kemarau agar pengolahan tanah lebih mudah.

- Lakukan peyiangan

Langkah 2. Pasang Rangka Pagar

- Rencanakan jarak antara satu tanaman dengan tanaman lainnya, usahakan tidak ada celah pada pagar.

- Bibit yang menggunakan pot diberi tempat yang lebih luas.

Langkah 3. Pelihara Pagar Tanaman

- Beri pupuk sedikit di setiap bibit yang ditanam.

- Lakukan penyiraman dengan rutin.

- Potong secara berkala untuk mencegah burung membuat sarang pada tanaman Anda.

- Lindungi tanaman dari gulma atau hewan liar.

- Biarkan daun gugur di bawah tanaman.

Sumber :

https://dosenpertanian.com/manfaat-tanaman-pagar-secara-umum/

Werdiningsih, H. 2007. Kajian Penggunaan Tanaman Sebagai Altenatif Pagar Rumah. Jurnal Ilmiah Perancangan Kota Dan Permukiman. 6(1).

Werdiningsih, Hermin. 2007. Kajian Penggunaan Tanaman sebagai Alternatif Pagar Rumah. Enclosure: Junrnal Ilmiah Perancangan Kota dan Permukiman. 6(1): 33

https://www.dekoruma.com/artikel/75487/tanaman-pagar-rumah

https://id.wikihow.com/Menanam-Tanaman-Pagar

Minggu, 26 Juli 2020

Mengenal Tanaman Hias Day-15

Mengenal Tanaman Hias Day-15

(Tanaman Hias Berdasarkan Bagian yang Bernilai Ekonomi : Akar)

ADENIUM

Deskripsi dan Klasifikasi Tanaman Adenium

Sumber : pinterest.com

Adenium adalah jenis bunga yang berasal dari Asia Barat dan Afrika. Nama Adenium berasal lokasi tanaman ini ditemukan yaitu di Aden, ibukota Yaman. Adenium memiliki banyak warna bunga sesuai varietas masing-masing dengan bentuk seperti terompet dengan memiliki 5 kelopak dan memiliki variasi bentuk daun.


Klasifikasi Ilmiah

 Kingdom : Plantae
 Divisi : Magnoliophyta
 Kelas : Magnoliopsida
 Ordo : Gentianales
 Famili : Apocynaceae
 Genus: Adenium

Tips Merawat Adenium

Dalam merawat tanaman adenium, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tanaman adenium dapat tumbuh dengan baik dan cepat berbunga. Hal- hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Sirkulasi udara. Bunga ini tidak suka lingkungan yang lembab. Jika kamu meletakkannya di lingkungan yang lembab, tingkat imunitas bunga adenium akan menurun.

2. Wadah atau pot yang akan digunakan untuk menanam. Penggunaan wadah atau pot mempengaruhi pertumbuhan bonggol. Jika kamu menggunakan wadah yang dangkal, kamu akan mendapatkan bonggol yang unik dan artistik. Hal ini dikarenakan akar bunga adenium yang cenderung ke bawah tidak menemukan makanan sehingga membuatnya mencari di bagian atas yang dikelilingi wadah. Sedangkan, apabila menggunakan wadah seperti polybag justru membuat akar menjadi kurus dan panjang.

3. Kebutuhan air. Bunga adenium tahan terhadap lingkungan yang panas dan kering, karena seluruh bagiannya mampu menjadi suplai air sehingga bunga ini tidak membutuhkan banyak air. Meski begitu, kalian harus rutin menyiramnya dengan frekuensi tergantung kondisi cuaca. Saat cuaca panas, siramlah tanaman 1–2 kali per hari. Jika cuaca hujan, cukup siram bunga 3 hari sekali.

4. Sinar matahari. Bunga adenium memerlukan sinar matahari yang cukup banyak. Penyinaran yang banyak akan membuatnya cepat berbunga.

5. Tanah yang memiliki porositas yang baik. Porositas baik adalah tanah mampu dengan cepat dan mudah menyerap air. Selain mampu menyerap air, tanah berporositas baik memiliki sirkulasi udara yang baik pula.

Fakta Menarik Tanaman Adenium

1. Memiliki manfaat besar untuk kesehtan antara lain dapat menurunkan suhu tubuh, mengatasi radang gusi, sariawan dan menambah nafsu makan.

2. Dapat digunakan sebagai minyak wangi, the dan obat nyamuk yang biasa ditemukan di Jepang atau China.

3. Walaupun adenium memiliki nama lain kamboja jepang, tanaman ini berasal dari gurun pasir, dataran Asia Barat hingga Afrika tepatnya di Kota Yaman Aden.

4. Tanaman ini memiliki sebutan beraneka ragam seperti Semboja (Jawa), Bunga Jebun (Bali), Bungong Kubu (Aceh), dan lain-lain.

5. Diperkirakan ditemukan oleh Charles Plumier pada abad ke-16 dan memiliki 200 species di berbagai daerah namun hanya beberapa yang ditemukan.

AZALEA

Deskripsi dan Klasifikasi Tanaman Azalea

Sumber : bibitbunga.com


Tanaman Azalea merupakan tanaman asal India yang tumbuh di daerah beriklim sedang. Namun, pada dasarnya tanaman ini dapat tumbuh di kondisi apapun. Spesies Azalea Asia memiliki daun yang hijau sepanjang tahun. Daunnya berbentuk lonjong dan tumbuh di setiap cabang. Daun Azalea merupakan tipe daun tunggal.

Bunga Azalea memiliki warna yang bermacam-macam seperti kuning, merah, pink, ungu dan putih dengan bentuk seperti baling-baling kapal. Bunga Azalea banyak dibudiayakan oleh banyak ahli Hortilkutura. Azalea sering kali digambarkan berdasarkan bentuk bunga dan berdasarkan waktu mekar. Bunga azalea memiliki jenis alami (native). Bunga Azalea banyak dilakukan persilangan sehingga menghasilkan jenis hybrid. Bunga Azalea pada saat ini telah memiliki banyak jenis, sehingga banyak hybrid bunga Azalea digunakan untuk menciptakan hybrid Azalea yang lainnya. Akarnya pendek dan hidup paling baik di tanah asam yang subur.

Berikut ini merupakan sistematika Tumbuhan Azalea ;

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Class: Dicotyledonae

Ordo : Ericales

Famili : Ericaceae

Genus : Rhododendron

Spesies : Rhododendron kaemferi Planch

Tips Merawat Tanaman Azalea

Penyiraman

Tanaman Azalea menyukai tempat yang lembang namun tidak tergenang, sehingga membutuhkan air yang cukup. Penyiraman dilakukan minimal 1 kali sehari dan dilakukan secara rutin setiap pagi, sebelum matahari terlalu tinggi.

Pemupukan

Apabila bunga Azalea mulai berbunga, berikan pupuk dengan kandungan fosfot yang tinggi untuk merangsang pembungan lebih banyak. Pemberian pupuk dilakukan 1–2 minggu sekali. Untuk merangsang azalea berbunga bisa ditanam dalam pot yang berukuran kecil dibandingkan sosok tanamannya.

Pembasmian Hama

Hama yang ada di tanaman Azalea yaitu kutu putih yang biasanya menyerang pada musim kemarau. Kutu putih dapat dibasmi dengan menyemprotkan cairan insektisida seperti Basudin dan fungisida secara berkala agar tanaman Azalea bebas dari serangan hama.

Fakta Menarik tentang Azalea

1. Azalea memiliki simbol “keanggunan dan kelembutan”, bunga yang paling cocok dijadikan buket untuk orang terkasih.

2. Bunga ini mengisyaratkan untuk merawat diri sendiri, yang pada dasarnya adalah kodrat wanita agar terlihat cantik di mata pasangan.

3. Tukang kebun di Cina dan Jepang menganggap bahwa bunga azalea sebagai pengingat kenangan-kenangan manis dan kehangatan bersama keluarga di rumah.

4. Satu tanaman berbunga yang memiliki lebih dari 10.000 varietas.

5. Di Korea Selatan, bunga Azalea dijadikan festival bunga yang diadakan lebih dari 20 tahun.

Sumber :

https://www.faunadanflora.com/klasifikasi-dan-jenis-bunga-adenium/

https://steemit.com/tanaman/@faisalimmer/5-fakta-menarik-tanaman-bonsai-kamboja-jepang-adenium

https://www.dekoruma.com/artikel/76821/tips-merawat-bunga-adenium

https://www.jitunews.com/read/12945/5-tips-jitu-menanam-bunga-azalea-di-halaman-rumah

https://bibitbunga.com/arti-dan-makna-bunga-azalea/


Mengenal Tanaman Hias Day-14

Mengenal Tanaman Hias Day-14

(Tanaman Hias Berdasarkan Bagian yang Bernilai Ekonomi : Batang)

 

Bambu Air

Deskripsi dan Klasifikasi Tanaman Bambu Air

Smith (1955) menyebutkan bahwa tanaman paku ekor kuda atau bambu air mempunyai kedudukan taksonomi sebagai berikut:


sumber : pinterest .com
      Kingdom : Plantae

Divisi : Pteridophyta

Kelas : Equisetopsida

Ordo : Equisetales

Famili : Eqisetaceae

Genus : Equisetum Spesies: Equisetum hyemale 

Kata Equisetum berasal dari kata equus yang berarti kuda dan saeta yang berarti rambut tebal dalam bahasa Latin, sehingga tumbuhan yang termasuk genus ini disebut juga paku ekor kuda. Bambu air atau Equisetum hyemale hidup di danau dengan akar yang tumbuh pada tanah. Batang tumbuhan ini berwarna hijau, beruas- ruas, berlubang di tengahnya, berperan sebagai organ fotosintetik menggantikan daun. Batangnya dapat bercabang. Cabang duduk mengitari batang utama. Batang ini banyak mengandung silika. Daun pada semua anggota tumbuhan ini tidak berkembang baik, hanya menyerupai sisik yang duduk berkarang menutupi ruas. Spora tersimpan pada struktur berbentuk gada yang disebut strobilus (jamak strobili) yang terbentuk pada ujung batang (apical) (Silalahi, 2009).

Seperti pada tumbuhan paku lainnya, jenis paku ekor kuda atau bambu air juga dikenal karena kegunaannya sebagai obat. Di Indonesia batang bambu air ini digunakan sebagai obat sakit otot atau sakit tulang dengan cara membuatnya sebagai param. Berdasarkan beberapa hasil penelitian dikatakan bahwa tumbuhan ini mengandung asam kersik dan kalium yang tinggi. Oleh karena itu di Eropa tumbuhan ini dipakai pula sebagai obat diuretik (Large, 2006).

 

Tips Merawat Bambu Air

Cara merawat bamboo air dengan media tanam tanah :

a.        Sirami dengan air setiap hari dan pantau agar tanah tidak sampai kering.

b.       Potong batang tanaman yang berwarna kuning /kecoklatan

c.        Pemotongan ini di perlukan agar tidak menghambat tunas baru yang akan tumbuh.

d.       Jika ada akar tunas baru/batang baru, pisahkan dan tanam di tempat lain.

e.       Beri pupuk secara berkala. Baca juga tentang Cara Merawat Bunga di Dalam Ruangan Agar Tetap Tumbuh

f.         Sebaiknya pupuk yang diberikan adalah pupuk alami seperti pupuk kompos.

g.        Pastikan tanaman bambu air ini mendapat cukup sinar matahari.

h.       Tapi jangan taruh tanaman di tempat yang dingin karena akan menyebabkan pembusukan akar.

i.         Tanamlah tanaman ini secara berkelompok

j.         Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua

k.        Bersihkan area sekitar dari rumput. 

Cara merawat bamboo air dengan media tanam air :

a.        Kuras dan ganti air tempat Bambu air itu tumbuh sebanyak seminngu sekali

b.       Bersihkan kotoran yang mungkin ada pada wadah tumbuh

c.        Tanamlah tanaman ini secara berkelompok. Baca juga tentang Cara Budidaya Rumput Azolla

d.       Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua

 

Fakta Menarik Tanaman Bambu Air

a.      Salah satu penjual tanaman hias di Bandarlampung mangatakan bahwa bambu air tanaman yang disebut ekor kuda kasar yang diminati oleh masyarakat Bandarlampung karena perawatannya yang mudah dan juga bisa hidup di media tanam yang beragam.

b.      Bambu air konon dapat menarik kebahagiaan dan kemakmuran, melindungi penghuni rumah dari energi negatif dan membawa keberuntungan. Meletakkannya di rumah akan bermanfaat untuk mengurangi energi kesepian dan stres dan meningkatkan pertumbuhan spiritual seseorang.

c.       Tanaman bambu adalah tanaman berkayu yang paling cepat pertumbuhannya di dunia

d.      Tanaman bambu merupakan tanaman yang sangat baik bagi lingkungan, karena tanaman ini mampu menyerap 4 kali lipat lebih banyak karbondioksida daripada tanaman biasa lain.

e.      Tanaman bambu air sebaiknya dikombinasikan dengan lima elemen dari alam agar bisa lebih menguatkan nilai feng shui. Tanaman itu sendiri sudah mewakili unsur kayu. Anda bisa tambahkan batu sebagai elemen bumi, elemen air sebagai media tanam, pita merah untuk mewakili elemen api, dan menggunakan kaca, pot metal, atau menambahkan koin untuk elemen metal.

 

Palem Merah

Deskripsi dan Klasifikasi Tanaman Palem Merah

Palem merah merupakan famili Arecaceae (palem-paleman) yang dijadikan sebagai tanaman hias karena memiliki warna tanaman yang unik. Palem merah, sesuai namanya memiliki warna pelepah daun yang merah menyala orang-orang juga sering menyebutnya sebagai Lipstick palm. Keberadaan palem merah pada habitat aslinya di Sumatera sudah mulai langka karena penebangan hutan secara besar-besaran.

Sumber : pinterest.com

Klasifikasi ilmiah palem merah
Kingdom: Plantae
Superdivisi: Spermatophyta (Angiospermae)
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Arecales
Famili: Arecaceae
Genus: Cyrtostachys Blume
Species: C. renda

 

 

 

Tips Merawat Tanaman Palem Merah

Salah satu jenis palem yang cocok dibudidayakan, yakni palem merah. Peminat jenis palem ini sangat banyak ditemukan, biasanya palem merah ditanam di pekarangan rumah. Keunikannya antara lain, warna kelopak di bawah daunnya merah menyala. Warna ini tampil cantik menawan ketika berpadu dengan batang palem merah yang berukuran sedang dan daun-daunnya tak menjuntai panjang serta terlalu lebar.

Cara perbanyakan atau untuk mendapatkan bibit palem merah, ia biasa dengan memisahkan bagian tunas atau anakannya. Tentu saja tunasnya tak terlalu kecil untuk dijadikan sebagai bibit. Tak kalah penting, saat memotong akarnya yang tertaut pada indukan harus tetap menyertakan akar tunasnya. Sehingga perlu hati-hati agar akar pada tunas tak rusak. Saat akan ditanam di tanah langsung perlu dibuat lubang dengan kedalaman antara 20 sampai 30 centimeter terlebih dahulu. Sebelum ditanam dibiarkan beberapa hari dahulu. Tanah untuk mengurug dapat diberi campuran kompos ataupun pupuk kandang.

Sedangkan media tanam jika akan ditanam pot, misalnya dapat mengkombinasikan tanah subur, pupuk kandang serta sekam padi. Setelah tumbuh baik, penyiraman dapat dilakukan ketika tanaman terlihat akan kering. Selain itu perlu pemangkasan pada batang yang mati ataupun tak diinginkan. Pemupukan serta pembersihan gulma di sekitar tanaman, paling tidak dua bulan sekali.

 

Fakta Menarik Palem Merah

a.    Palem merah ditetapkan menjadi flora mascot di provinsi Jambi.

b.    Batangnya yang berwarna merah menjadi alasan pemeberian nama Palem Merah.

c.    Tanaman hias yang memiliki keunikan tersendiri menjadi tanaman yang langka karena eksploitasi besar-besaran.

d.    Palem merah dianggap sebagai tanaman yang beraura dingin, sehingga menimbulkan rasa tenang dan tidak mudah membuat stress.

e.    Tanaman ini ampuh menyerap zat-zat kimia negatif seperti xylene dan formaldehyde dari karpet atau perabotan baru.

 

 

 

Sumber:

http://digilib.uinsby.ac.id/34470/2/Muhammad%20Ilham%20Permadi_H0521508.pdf

https://ilmubudidaya.com/cara-merawat-tanaman-bambu-air

https://ilmubudidaya.com/letak-tanaman-bambu-air-menurut-feng-shui-dan-cara-merawatnya#:~:text=Tanaman%20ini%20dipercaya%20bisa%20melindungi,bambu%20air%20juga%20tidak%20sulit.

https://lampung.antaranews.com/berita/308010/tanaman-hias-bambu-air-diminati-warga-bandarlampung

https://www.harianmerapi.com/lifestyle/hobi/2018/09/23/35073/begini-cara-merawat-palem-merah-agar-tampil-menawan

https://www.rumahkuunik.com/2019/11/jenis-palem-hias.html

https://www.99.co/blog/indonesia/palem-merah-menurut-fengshui/

 


Mengenal Tanaman Hias Day-40

  TREND TANAMAN HIAS   Philodendron micans Philodendron merupakan tanaman hias daun yang banyak diminati oleh kalangan pecinta dan pen...